Ahad, 17 Mei 2009

Flu babi dicipta di makmal?

Isu Flu Babi Hanya untuk Memasarkan Ubat Mengabaikan Penderitaan Masyarakat




Sungguh saya sangat terkejut besar (shock)  ketika mendengar pada hari Khamis, 14 Mei 2009 M. kenyataan dari seorang ilmuwan Australia, Adrian Ghebs bahwa munculnya virus flu burung itu adalah disebabkan oleh kesalahan dimakmal. Dan saya pun meyakini kebenaran dari apa yang saya dengar, sebab sebelumnya saya telah mendengar dan melihat kerakusan perusahaan-perusahaan farmasi kapitalis di dunia Barat.

Usaha-usaha jahat seperti ini tidak mampu dilakukan oleh binatang buas sekalipun meski ia hidup di tengah hutan belantara tanpa aturan dan tanpa kemanusiaan.

Sementara perusahaan-perusahaan farmasi dengan mudah tanpa merasa bersalah menyebarkan penyakit flu babi hanya untuk menjual ubat-ubatan agar dapat mengaut keuntungan besar dalam krisis ekonomi global…. Allahu Akbar (Allah Maha Besar)…. Allahu Akbar (Allah Maha Besar)!

Tetapi mengapa saya harus “shock”? Dan untuk apa saya harus berasa aneh dengan semua kenyataan ini? Bukankah perusahaan-perusahaan farmasi Amerika telah menyebarkan penyakit AIDS di Afrika Selatan dengan cara menyuntikkan penyakit ganas dan mematikan ini kepada masyarakat miskin? Sehingga jumlah orang yang menderita penyakit mematikan ini di negara Afrika Selatan mencapai 70% dari kasus AIDS di seluruh dunia.

Untuk itu, saya meminta kepada mereka untuk menyangkal apa yang saya ketahui dengan menjawab …. untuk apa kalian membinasakan manusia, dan bahkan menjadikan manusia lain hanya sebagai “arnab percubaan” di makmal kajian?

Namun, saya yang akan menjawab tentang kenyataan yang kalian lakukan…. iaitu hanya untuk memasarkan ubat-ubatan kimia syatan yang mereka hasilkan!!! Dan hanya untuk mengaut keuntungan besar dengan mengorbankan darah manusia lain!!!

Kemudian, mereka sengaja membuat suasana panik, kacau dan gelap, sehingga mereka merasa sangat perlukan dengan Amerika, Inggris, Kapitalisme, Demokrasi, dan Kebebasan…. Wahai pamanku, lepaskan kami dan orang tua kami…. Kami tidak ingin hidup di tengah-tengah hutan belantara kalian; kami tidak mahu hidup bersama kalian…. Kami tidak ingin berhukum dengan hukum rimba yang kalian buat ini…. Itukah sistem yang kalian serukan kepada kami, bahkan kalian harus membunuh kami agar kami mahu hidup di bawahnya?!

Benar! Bahkan seribu kali saya katakan benar! Bahawa hanya dengan Islam dan di bawah sistem Islam kenyamanan, ketenangan, dan ketenteraman hidup akan dapat dirasakan. Di mana semua ini sekarang hanya sekadar impian yang mustahil diwujudkan dengan sistem Kapitalisme dan topeng pembungkusnya yang sejak awal memang telah mendorong penganutnya untuk mengorbankan manusia demi mewujudkan nafsu dirinya.

Sementara dengan Islam, Allah SWT berfirman: “Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (Surah al-Anbiya’ [21] : 107). Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya.

Oleh: Wadhah al-Faqir - Jordan

19 Jumadzil Ula 1430 H./14 Mei 2009 M.

Sumber: Kantor Berita Hizbut Tahrir

 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan